Opek

Opek

Pengalaman Replacement Coil AHU untuk 7 Unit Air Handling Unit

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan pekerjaan yang cukup menarik, yaitu melakukan penggantian coil AHU untuk 7 unit Air Handling Unit yang sudah cukup lama beroperasi.

Awalnya saya kira prosesnya akan sederhana. Tinggal cari coil baru, pesan sesuai ukuran lama, kemudian pasang. Ternyata setelah mulai masuk ke tahap teknis, ada cukup banyak hal yang harus diperhatikan supaya coil replacement benar-benar bisa terpasang dengan baik dan performanya sesuai dengan kebutuhan sistem yang sudah ada.

Apalagi jumlahnya bukan hanya satu unit, tetapi langsung 7 unit AHU.

Kenapa Coil AHU Perlu Diganti?

Seiring pemakaian, kondisi coil pada AHU memang bisa mengalami penurunan. Ada yang mulai mengalami korosi, kebocoran, atau performa pendinginannya sudah tidak seperti sebelumnya.

Dalam kasus yang saya temui, kondisi coil yang lama sudah kurang optimal sehingga diputuskan untuk melakukan replacement.

Yang menjadi pertimbangan adalah bagaimana caranya mengganti coil tanpa harus melakukan perubahan besar pada unit AHU yang sudah terpasang.

Jadi, coil baru harus benar-benar menyesuaikan kondisi unit existing.

Tidak Bisa Asal Pesan Berdasarkan Ukuran Lama

Ini bagian yang menurut saya cukup penting.

Sebelum melakukan pemesanan, saya sempat berpikir bahwa cukup mengukur panjang, lebar, dan tinggi coil lama. Setelah konsultasi dengan pihak produsen, ternyata ada beberapa data lain yang perlu diperhatikan.

Mulai dari dimensi coil, posisi connection, jumlah row, fin spacing, ukuran tube, material, sampai kebutuhan kapasitas pendinginan.

Belum lagi kondisi aktual di lapangan terkadang berbeda dengan gambar atau data lama yang tersedia.

Karena itu, untuk proyek seperti ini saya merasa konsultasi teknis sebelum produksi sangat membantu.

Dibantu Konsultasi dan Pengukuran

Untuk replacement coil 7 unit AHU ini, kami akhirnya berkonsultasi dengan PT Central Coolindo Lestari.

Yang saya suka dari prosesnya, kami tidak hanya diberikan pilihan untuk langsung memesan produk. Data coil lama dibahas terlebih dahulu dan dilakukan pengecekan terhadap ukuran serta spesifikasi yang dibutuhkan.

Pengukuran menjadi salah satu bagian yang cukup penting karena coil yang baru nantinya harus masuk ke housing AHU yang sudah tersedia.

Kalau ukurannya meleset sedikit saja, tentu bisa menjadi masalah saat proses instalasi.

Kesalahan pada satu spesifikasi bisa berpengaruh pada proses pemasangan dan waktu pekerjaan di lapangan.

Proses Produksi Coil Replacement

Setelah data dan spesifikasi sudah dikonfirmasi, proses dilanjutkan ke tahap produksi.

Karena ini merupakan replacement coil AHU, saya cukup memperhatikan masalah presisi ukuran. Bagi saya, bukan hanya soal coil tersebut bisa dibuat atau tidak, tetapi apakah produk akhirnya benar-benar sesuai dengan ukuran yang sudah disepakati.

Setelah coil selesai diproduksi dan dikirim, hasilnya cukup memuaskan.

Ukuran coil terasa presisi dan sesuai dengan kebutuhan unit yang akan diganti. Hal seperti ini cukup penting karena proses pemasangan replacement coil seharusnya tidak membutuhkan modifikasi besar pada unit existing.

Hasilnya Memuaskan

Setelah proses pemasangan dilakukan, hasil replacement 7 unit coil AHU ini cukup memuaskan.

Hal yang paling saya apresiasi justru bukan hanya hasil produknya, tetapi proses dari awal sampai akhir.

Mulai dari konsultasi, pembahasan spesifikasi, pengukuran, proses produksi, sampai hasil akhir semuanya bisa dikomunikasikan dengan cukup baik.

Untuk pekerjaan replacement, menurut saya komunikasi seperti ini sangat penting.

Kita tidak sedang memasang sistem HVAC dari nol. Unit AHU sudah ada, housing sudah ada, jalur piping sudah tersedia, dan berbagai kondisi lapangan harus diperhitungkan.

Jadi, coil replacement memang harus dibuat berdasarkan kondisi aktual.

Pengalaman yang Bisa Jadi Pertimbangan

Dari pengalaman melakukan replacement coil untuk 7 unit AHU ini, saya jadi semakin paham bahwa memilih vendor coil tidak seharusnya hanya berdasarkan harga.

Harga memang penting, tetapi presisi ukuran, spesifikasi, kemampuan produksi, dan konsultasi teknis juga harus menjadi pertimbangan.

Terutama untuk proyek dengan jumlah unit yang cukup banyak.

Kesalahan ukuran atau spesifikasi bisa membuat biaya dan waktu pekerjaan menjadi lebih besar karena harus dilakukan penyesuaian kembali di lapangan.

Untuk proyek replacement coil AHU yang saya kerjakan kali ini, hasil produksi dari Central Coolindo cukup memuaskan. Ukurannya presisi, proses konsultasinya membantu, dan pengukuran dilakukan dengan memperhatikan kondisi unit yang sudah ada.

Buat teman-teman yang sedang mencari replacement coil AHU atau membutuhkan coil custom untuk mengganti coil lama, mungkin bisa menjadi salah satu vendor yang dipertimbangkan.

Informasi mengenai produk dan layanan coil dapat dilihat di website PT Central Coolindo Lestari:

www.centralcoolindo.co.id/

Buat saya pribadi, pengalaman ini cukup positif. Apalagi untuk pekerjaan dengan jumlah unit sebanyak 7 AHU, mendapatkan coil yang ukurannya presisi dan sesuai dengan kebutuhan existing memang membuat proses instalasi menjadi jauh lebih mudah. 

Share on Google Plus

About Opek

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar